SUBHANALLAH!! Berikut Kisah Masjid Di Indonesia yang Pernah Bersimbol Yahudi dan Salib

Ada sebuah Masjid Di Indonesia yang memiliki kisah unik, yakni memiliki simbol yahudi dan salib yang merupakan simbol keyakinan di luar Islam.


Masjid Agung Baitul Makmur adalah masjid terbesar dan termegah di kawasan pantai barat Kabupaten Aceh Barat, provinsi Aceh, Indonesia. Masjid yang terletak di Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan ini merupakan masjid kebanggaan umat Islam kota Meulaboh yang memiliki arsitektur antara perpaduan Timur Tengah, Asia, dan Aceh serta pemilihan warna cokelat cerah yang dikombinasikan dengan warna merah bata di kubah masjid. Ciri khas masjid yang dapat dilihat secara kasat mata adalah tiga kubah utama yang diapit dua kubah menara air berukuran lebih kecil. Bentuk kepala semua kubah sama, yakni bulat berujung lancip, khas paduan arsitektur Timur Tengah dan Asia.



Warga Resah, Simbol Yahudi Ada di Kubah Masjid Meulaboh
Simbol Yahudi atau Bintang David ditemukan pada kubah Masjid Baitul Makmur Masjid Agung Meulaboh. Kaum muslim setempat heboh dan resah dengan keberadaan simbol tersebut.

Info terdapat simbol Yahudi pada kubah masjid tersebut awalnya beredar luas melalui pesan BlackBerry Messanger (BBM), sejak Minggu (14/7) lalu. kini, hampir semua warga kota Meulaboh mulai membicarakan hal itu.

Tokoh Masyarakat Aceh Barat, Ustad Ferry, warga Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Senin (15/7) kemarin, mengungkapkan harapannya agar Pemerintah Aceh Barat dan pengurus masjid Agung Meulaboh dapat secepatnya menggantikan kaca hiasan yang memuatkan simbol yahudi atau Bintang David tersebut.



Bintang David atau Perisai Daud sendiri, adalah sebuah lambang yang umumnya dikenali dari Komunitas Yahudi dan Yudaisme. Nama ini diambil dari nama raja Israel kuno, dan mulai digunakan pada Abad Pertengahan, bersama-sama dengan lambang yang lebih tua lagi yaitu menorah.
Dengan terbentuknya negara Israel pada 1948 Bintang Daud pada Bendera Israel juga telah menjadi lambang Israel.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan pengecetan Kaca Kubah Masjid Agung Meulaboh yang diduga ada simbol Yahudi.
Pengecetan tersebut dilakukan hasil dari penyilidikan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat, yang bahwa simbol dikaca kubah tersebut menyerupai simbol Yahudi atau simbol non muslim.
“Dari hasil penyelidikan, memang benar ada kemiripan dengan simbol tersebut, makanya Muspida mengambil keputusan agar di cat sehingga simbol itu tidak kelihatan lagi,” kata Ketua MPU Aceh Barat, Tgk H Abdul Rani Adian, kepada DiliputNews.com, Senin (22/7).
Katanya, langkah ini dilakukan juga untuk menghindari perbincangan di tengah masyarakat, sehingga menimbulkan aroma tidak sedap dikalangan masyarakat.
“Sekarang sudah kita cat, dalam waktu dekat ini juga, akan dilukis kaligrafi di kaca itu,” katanya menambahkan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, mulai menyelidiki tentang simbol Yahudi atau Bintang David di kubah Masjid Baitul Makmur (Masjid) Agung Meulaboh.
Sementara Wakil Bupati Aceh Barat, Racmad Fitri HD juga menyarankan ke MPU Aceh Barat agar lambang Yahudi di Masjid Agung Meulaboh itu harus dihilangkan.



Di media sosial (medsos) sempat juga telah beredar foto udara Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Nanggroe Aceh Darussalam yang dinilai ada tanda ‘salib’, simbol Kristen. Foto ini membuat heboh membuat masyarakat Aceh, khususnya Aceh Barat.
Seperti dilansir Rakyat Aceh, foto ini pertama kali diunggah pada jaringan grup sosial “mari membangun Aceh Barat”, Rabu (25/11/2015) lalu.
Penilaian menyerupai simbol salib ini menjadi pembahasan hangat di media sosial. Berbagai macam tanggapan dilontarkan netizen perihal persoalan ini.
Sebagian nitizen meminta kepada Pemerintah Daerah Meulaboh untuk mengganti simbol itu, agar tidak terjadi fitnah.
Tetapi ada juga netizen yang menganggap hal ini hanya kebetulan saja, tidak disengaja. Karena arsitek yang merancang bangunan masjid ini adalah seorang Muslim.

(Sumberberita dan Gambar: situs Kubah masjid 123, diliputnews, voa silam)

Postingan terkait: