Subhanallah!..Megahnya 360 Derajat Makam Nabi Muhammad SAW..SHALAWAT

Jutaan jemaah haji dari berbagai penjuru dunia menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat ini. Shalawat..Semoga Allah SWT memasukkan siapapun yang membuat teknologi ini, ke dalam Surga-Nya

Untuk melihat suasana Makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi, Madinah, silakan Copy+paste link ini ke browser atau klik link berikut ini:

http://t.co/oXrRxuqJXP

Makam Rasulullah SAW adalah makam nabi besar Muhammad SAW, di kompleks Masjid Nabawi, Saudi Arabia. Sebelum diperluas, di situ terdapat makam Rasulullah SAW yang dahulu dinamakan Masqurah. Setelah masjid ini diperluas, makam Rasulullah masuk di dalam bangunan masjid dengan kubah berwarna hijau. Di situ, terdapat empat pintu yang masing-masing dinamakan Pintu at-Taubah di kiblatnya, Pintu ar-Raudhah di barat, Pintu Fathimah di timur, dan Pintu Tahajud di utara. Selain itu, di sini ada pula makam Abubakr ash-Shiddiq RA dan Umar bin Khattab RA

Makam yang berada di samping beliau adalah makam kedua sahabatnya, yaitu Abu Bakar dan Umar r.a. dari Ibnu Sa’ad dari Urwah dan Qasim Ibnu Muhammad, keduanya berkata, “Abu Bakar memberikan wasiat kepada Aisyah agar dia dikebumikan di samping Rasulullah, maka ketika ajalnya tiba, dibikinlah sebuah lahad, dan posisi kepala beliau sejajar dengan pundak Rasulullah, lahadnya itu menempel dengan tempat disemayamkan Rasulullah saw”



Lihat Juga: Mengunjungi dalam sekejap Hijr Ismail

Sedangkan, Umar bin Khaththab r.a ketika pulang ke rahmat ilahi dengan cara ia harapkan melalui doanya yaitu mati sahid. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Umar mendapatkan dua syahadah sekaligus, yaitu sahid di kota Madinah melalui tangan jahad seorang majusi, Abu Lu’lua, dan beliau dikebumikan tahun 24 H, di kamar Rasulullah saw, atas izin dari Aisyah r.a.

Amr bin Maimun Al-Udi berkata, “Aku melihat Umar bin Khaththab r.a berkata, ‘Wahai Abdullah bin Umar, pergilah kepada Ummul Mukminin, Aisyah, katakan bahwa Umar menyampaikan salam, kemudian mintalah izin kepadanya agar aku bila meninggal nanti, bisa dikuburkan bersama kedua temanku (Rasulullah dan Abu Bakar)”

Aisyah berkata, “Dahulu aku inginkan tempat itu untukku, hari ini aku berikan untuknya” Maka ketika Ibnu Umar menemui Umar, dia ditanya, “Bagaimana hasilnya?” dia menjawab, “Dia (Asiyah) telah memberikan izin untukmu wahai Amirul Mukminin.” Umar berkata, “Tempat itulah yang paling penting bagiku” (HR. Bukhari)

Akhirnya Umar r.a dikebumikan bersama kedua sahabatnya, dan sejak saat itu Aisyah membuat tabir antara dia dengan tempat persemayaman ‘ketiga bulan’ yang ada di dalam mimpinya.

Dia berkata, “Aku masih memakai kerudung dan aku lebihkan pakaianku, dan menjaganya sampai dibangun tembok yang membatasiku dari tempat disemayamkan”

semoga bermanfaat

Sumber: (Wikipedia)

Postingan terkait: