DUH!! "Anak Jalanan" Menginspirasi Bocah Berciuman & Syuting di Masjid Saat Ashar?

Sinetron “Anak Jalanan” tampaknya tengah menjadi primadona dan memiliki banyak penggemar di tanah air. Mendapatkan antusiasme besar dan banyak penggemar, sudah seharusnya membuat sinetron ini memberi pesan positif dalam alur ceritanya. Namun pada kenyataannya justru tidak demikian. Banyak netizen menilai sinetron Anak Jalanan RCTI tidak mendidik dan justru merusak proses pembentukan karakter bangsa.

Tak cuma penayangan sinetron Anak Jalanan yang mendapat kritik pedas karena menayangkan adegan kekerasan. Namun, netizen juga memberikan kritik saat mereka melakukan syuting di tempat umum. Kritik diberikan karena syuting dilakukan di masjid saat waktu sholat Ashar tiba.




Biasanya, syuting memang dilakukan di studio khusus untuk syuting sehingga tidak mengganggu kepentingan umum. Kali ini syuting sinetron anak jalanan dilakukan di salah satu masjid di Taman Mini Indonesia Indah. Pemilik akun faceboook Kozuda Meg mengunggah dua foto, salah satunya terdapat Stefan William dalam foto tersebut.

Berikut detail keterangan unggahan Kozudi Meg yang telah menjadi viral. "Ini kejadian tepat di depan mata gue. Jadi ajakin emak ke TMII mumpung emak masih di jakarta. Nah, pas sampe disana ternyata udah ashar kita cari mesjid buat sholat. Masih di dalam kawasan TMII. Eh di depan mesjid ada rame2 ga taunya lagi ada syuting. Katanya syuting mas boy. Hah siapa itu mas boy? Oh sinetron anak jalanan yg di tipi itu (maklum gue jarang nonton tipi jadi ga tau siapa artisnya),"



"Kita ya masa bodo aja, syuting lanjut kita sholat juga lanjut. Udah selesai sholat kita pakein jilbab dulu, posisi masih di dalam mesjid. Eh tiba2 ada keributan di teras mesjid pada mau minta foto ternyata ada artisnya yg mau masuk mesjid, kirain mau sholat juga tapi yaa bisa diliat di poto doi numpang make-up aja. Keramaian dan keributan makin menjadi2 ketika si boy nya masuk. Eleeeehh ini orang lagi pada sholat loh. Ini masih waktu ashar loh. Ribut banget sumpah gangguin orang lagi sholat aja."

"Kakak gue protes sama salah satu kru nya, "mas ini kok make-up nya di dalam mesjid. Kan masih banyak yg lagi sholat. Gangguin banget mas" eh si mas nya jawab pake nada tinggi "iya ini kita lagi ada adegan sholat. Kita ngajarin sholat juga." Ya kakak gue kagetlah ditanya baik2 kok jawabnya jutek gitu. Masalahnya ini di dalem mesjid, masih waktu ashar. Kalopun mau adegan sholat kenapa make-up nya ga diluar aja? Gangguin loh beneran. Bukan sinetron nya aja yg sampah. Krunya juga sampah ga toleransi orang lagi sholat."

Namun, seiring berjalannya waktu sinteron-sinetron di Indonesia banyak menuai kritikan karena dianggap memberikan contoh yang buruk, terutama bagi anak-anak yang masih dalam usia berkembang.

Banyak sinetron yang mempertontonkan adegan yang tak harusnya disaksikan anak-anak.

Bahkan banyak prilaku dalam sinetron-sinetron ditiru oleh anak-anak yang pada dasarnya kewajiban merekah hanyalah belajar dan bermain sesuai dengtan usia mereka.

Seperti contoh yang dilakukan dua bocah yang masih bau kencur ini, keduanya hendak menirukan adegan dalam sinetron berjudul Sinetron Anak Jalanan.






Kedua bocah ini sudah menjalin asmara dan melakukan adegan ciuman. Tak hanya itu, bocah yang seharusnya sibuk dengan pelajaran sekolahnya ini berani mengunggah foto-foto tersebut di akun media sosialnya.

"Sudah kayak Boy dan Reva. Tinggal minta (motor) Ninja sama mama," tulis bocah tersebut mengunggah foto ciuman dan berpelukan.

Foto yang kemudian ramai di media sosial ini pun banyak membuat prihatin orang dewasa dan menuai banyak kecaman dari netizen.

Astaghfirullah..

(sumber: Bintang, Tribun SUmsel)

Postingan terkait: