Zayn Malik 'ONE DIRECTION' Sebagai Muslim, DIBELA dan DI-BULLY


ISLAMSEJATI.COM. Siapa tak kenal Zayn Malik, penyanyi tampan yamg memutuskan keluar dari band tenar One Direction. Paras tampan dan karakter suaranya yang oke membuat Zayn semakin dipuja para penggemarnya yang kebanyakan kaum wanita. Zayn sendiri adalah satu-satunya personel One Direction yang menganut agama Islam. Ia berasal dari campuran ras yang berbeda. Sang ayah bernama Yasser diketahui berdarah Inggris-Pakistan. Sementara, ibunya, Tricia Malik berdarah Inggris.

“Kakekku berasal dari Pakistan dan ayahku lahir di Inggris. Kakek dari ibuku dari Irlandia, sementara nenekku dari Inggris. Jadi aku keturunan Irlandia, Inggris dan Asia. Cuman aku satu-satunya anak keturunan dari berbagai ras. Aku nggak merasa sedih atau marah, tapi ini bikin aku bingung, bikin aku jadi nggak pede di sekolah,” ujar Zayn.

Sebelum resmi membentuk boyband One Direction bersama Niall Horan, Liam Payne, Harry Styles dan Louis Tomlinson, pria kelahiran 12 Januari 1993 ini mengikuti ajang X Factor. Dalam audisi X Factor, Zayn membawakan lagu R&B milik Mario yang berjudul “Let Me Love You”. Penampilan Zayn kala itu pun sangat memukau para juri.

Siapa sangka, Zayn menjadi personel One Direction yang dicap sebagai “kolaborator impian” oleh beberapa artis-artis dunia, salah satunya Bruno Mars. Meski berada dalam ruang lingkup kehidupan dengan sahabat-sahabatnya yang beda agama darinya, Zayn tak begitu mempermasalahkannya.

Bahkan, saat bulan Ramadhan, Zayn tetap melakukan ibadah puasa di tengah-tengah konsernya bersama One Direction. Sekedar catatan, pada Juni 2012, Zayn memposting tweet: “La ila ha ill lalla ho muhammed door rasoolalah” yang maknanya merupakan deklarasi iman dari seorang muslim yang taat kepada agamanya.

Lantaran kicauannya ini, Zayn pun dipuji oleh para muslim lain di industri hiburan Eropa dan Amerika. Sayang, Zayn tak bertahan lama di One Direction. Setelah lima tahun berkiprah dengan boyband asal London itu, Zayn memilih hengkang. Adapun alasan Zayn keluar dari One Direction karena ia ingin menjadi pria normal.

“Bersama One Direction selama ini ternyata berada di luar bayangan saya. Tetapi, setelah lima tahun, saya merasa ini saat yang tepat bagi saya untuk menyatakan saya mengundurkan diri meninggalkan band ini. Saya ingin meminta maaf kepada para penggemar yang akan merasa terpukul dengan keputusan ini, tetapi saya harus melakukan apa yang saya rasakan dari lubuk hati saya yang paling dalam.” kata Zayn dalam laman Facebook resmi One Direction.

Zayn Malik saat masih tergabung dengan One Direction

“Saya ingin meminta maaf kepada para fans jika saya telah membiarkan siapa pun turun, tapi saya harus melakukan apa yang terasa benar di hati saya. Saya memutuskan pergi karena saya ingin menjadi lelaki normal berusia 22 tahun yang dapat menikmati hidupnya dan bisa memiliki privasi yang jauh dari sorotan (media massa). Saya tahu, saya memiliki empat orang rekan dalam hidup ini, mereka adalah Louis, Liam, Harry, dan Niall. Saya tahu mereka akan terus berkarier dan menjadi band terbaik di dunia.” kicau Zayn

Mendengar hengkangnya Zayn dari One Direction, para fans pun merasa sedih. Namun, mau bagaimana lagi, itu sudah menjadi keputusan yang diambil Zayn. Ya, semoga saja perjalanan karier Zayn Malik akan lebih baik meski sudah tak bersama One Direction

Boyband tak selalu dihiasi kehidupan Hedonisme, setidaknya inilah yang ditunjukan oleh Zayn Malik. Zayn Malik seorang Boyband Inggris tapi karena seorang Muslim aktivitasnya dicerca oleh kelompok Islamfobia.

Zayn Malik yang kini memiliki Fans seluruh dunia menjadikan Media Sosial baik di Twitter maupun Facebook untuk mengajak manusia hanya takut kepada Allah Swt.
Zayn Malik dengan dengan Account Twitternya @zaynmalik merupakan keturunan Inggris-Pakistan. Hanya karena dia seorang Muslim, personel boyband Inggris One Direction ini dicaci maki oleh Blogger. Sebagaimana diberitakan oleh Yahoo! OMG, seorang blogger bernama Debbie Schlussel menulis dalam blognya bahwa Zayn Malik berusaha membuat fans One Direction pindah agama dengan cara menulis tweet tentang Islam.

Penulis menilai tuduhan dari Debbie ini terlalu berlebihan dan terlihat sekali penyakit Islamfobianya sudah akut. Logikanya, ketika siapapun beraktifitas di Jejaring Sosial apapun itu termasuk Twitter dan Facebook selama tidak mencaci maki orang lain dan tidak memfitnah atau menyerukan pada pertentangan dan permusahan maka tidak ada masalah atau mengganggu hak-hak pribadi orang lain maka tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukannya di media sosial tersebut.

Sekarang apa masalahnya Zayn Malik menulis di twitternya dengan bunyi : La Ilaaha Ilallah Muhammadarrasulullah. Pernyataan pribadi sebagai seorang muslim, Menjadi masalah apabilan Zayn Malik mendeskreditkan agama yang lain, sedangkan yang dilakukan Zayn Malik hanya menyatakan Syahadat sebagai bentuk deklarasi bahwa dirinya seorang Muslim. Apa yang Salah?

Debbie Schlusel menyebutkan bahwa Zayn Malik menggunakan pengaruhnya untuk menyebarkan agama Islam para penggemarnya, dan berusaha membuat mereka pindah agama. Menurutnya hal ini berbahaya menurut Debbie dalam blognya. Sebuah tuduhan yang berlebihan dari seorang Blogger yang hidup di dunia demokrasi, bukankah Di Eropa kebebasan sudah menjadi pilihan hidup, orang cinta kebebasan tapi kok tidak senang dengan kebebasan yang lain.

Tetapi luar biasanya Fans One Direction semakin menjadi ingin mengenal siapa Zayn Malik dengan cercaan ini, berbagai Fans sebagaimana diberitakan Mirror.com menyatakan “Jangan ganggu Zayn. Hormatilah agama dan kepercayaan setiap orang,“
Penggemar lain menulis, “Zayn memang seorang muslim, tapi itu bukan hal yang buruk. Semua orang punya kepercayaan masing-masing yang mereka anggap benar. Dan jika ada fans yang pindah agama karena dia, itu hak mereka.”


Sumber; dari berbagai sumber

Postingan terkait: