Inilah Kapal-Kapal Pembobol Blokade Gaza


ISLAMSEJATI- Kapal-kapal dari berbagai negara Arab maupun Eropa telah berusaha untuk membobol blokade penjajah Israel terhadap Gaza. Sebagian kapal-kapal tersebut berhasil sampai dan menyalurkan bantuan, serta melakukan aksi solidariatas terhadap penduduk Gaza. Namun, banyak juga kapal yang dihalangi Angkatan Laut Israel dengan berbagai cara. Berikut data yang dirangkum oleh situs Aljazeera :

1. Al-Hurriyyah dan Ghazza Al-Hurrah

Kapal Al-Hurriyyah dan Ghazza Al-Hurrah berhasil sampai di pantai Gaza pada 23 Agustus 2008. Ini adalah kapal pertama yang berhasil membobol blokade Israel terhadap Gaza.

2. Lajnah Al-Ighatsah Al-Insaniyah fi Mishr

Rombongan kapal laut dari Panitia Bantuan Kemanusiaan dari Mesir ini sampai di Gaza pada 20 Oktober 2008.

3. Al-Amal

Kapal Al-Amal sampai di Gaza pada 29 Oktober 2008. Di dalam kapal ini ada 27 aktivis kemanusiaan dari Arab, Turki, dan Eropa, yang telah berhasil membobol blokade Israel.

4. Al-Karamah

Kapal Al-Karamah berhasil sampai di Gaza pada 8 November 2008. Kapal ini bagian dari gerakan rombongan kapal Ghazza Al-Hurrah yang sebelumnya sudah pernah sampai di Gaza. Di dalam kapal ini terdapat 22 aktivis dari parlemen Eropa, para wartawan, dan para simpatisan dari negara-negara asing.

5. Dignity

Penjajah Israel mengizinkan kapal Dignity untuk memasuki Gaza pada 9 Desember 2008. Kapal ini adalah salah satu kapal yang dikoordinasi oleh gerakan Ghazza Al-Hurrah. Kapal ini mengangkut 12 aktivis, di antaranya adalah akademisi dan ahli bedah dari Inggris, aktivis kemanusiaan, dan para wartawan.

6. Al-Karamah

Kapal Al-Karamah adalah kapal dari Qatar yang sampai di pelabuhan Gaza pada 20 Desember 2008. Kapal ini membawa para aktivis dari Qatar Charity, beberapa orang asing yang melakukan aksi solidaritas terhadap Gaza, dan para wartawan. Mereka juga membawa satu ton obat-obatan dan peralatan kesehatan lainnya.



Penjajah Israel telah melarang beberapa kapal yang berupaya membobol blokade Gaza, yaitu:

1. Al-Marwah

Pemerintah Israel melarang kapal Al-Marwah dari Libiya untuk masuk Gaza pada bulan Desember 2008. Kapal ini membawa 3.000 ton bantuan pangan dan obat-obatan. Kapal Marwah ini adalah kapal bantuan pertama dari negara Arab yang berupaya untuk sampai di pantai Gaza.

2. Safinatu Al-'Aid

Pada 7 Desember 2008, pemerintah Israel menutup pelabuhan Yafa untuk menghalangi kapal Safitau Al-'Aid (Kapal Lebaran) untuk memasuki Gaza. Selain itu, penjajah Israel juga menyita seluruh barang yang diangkut kapal tersebut, yaitu bantuan kesehatan dan hadiah untuk  anak-anak yang akan merayakan hari raya Idul Fitri.

3. Al-Karamah

Pada 14 Januari 2009, penjajah Israel melarang masuknya kapal Al-Karamah masuk ke pantai Gaza. Saat itu, kapal Al-Karamah berupaya sampai ke Gaza dalam kondisi penjajah Israel sedang melancarkan perang terhadap Gaza. Militer Israel pun menyerang kapal Al-Karamah ini dan menahan awak kapalnya.

4. Al-Ukhuwwah Al-Libnaniyah

Militer Angkutan Laut Israel telah menghalangi kapal Al-Ukhuwwah Al-Libnaniyah untuk sampai ke Gaza pada 2 Fabruari 2009. Kapal ini berusaha untuk menyampaikan bantuan dari masyarakat Lebanon untuk rakyat Palestina di Gaza.

Israel menyerang kapal ini, menyerang awak kapalnya, dan kemudian mereka ditangkap. Kapal ini dibawa ke pelabuhan Israel bernama Ashdod. Setelah 5 hari ditahan, barulah 8 awak kapal Lebanon ini dilepas oleh Israel.

5. Ruh Al-Insan

Militer Israel menghalangi Kapal Ruh Al-Insaniyyah untuk memasuki Gaza pada 30 Juni 2009, ketika kapal berlayar dari Siprus ke Gaza. Kapal ini membawa bantuan kemanusiaan. Kapal ini membawa sedikitnya 20 aktivis politik dan HAM dari Arab, Eropa dan aktivis gerakan Ghazza Al-Hurrah. Penjajah Israel kemudian membawa kapal ini ke pelabuhan Ashdod setelah digerebek dan diperiksa.

6. Usthul Al-Hurriyah-1

Angkatn Laut Israel pada 30 Mei 2010 malam telah menyerang kapal "Marmara", sehingga dicetuslah sebuah kapal Armada Internasional yang diberi nama bernama Usthul Al-Hurriyyah (Armada Kemerdekaan), yang disewa oleh Lembaga Bantuan Kemanusiaan Turki, untuk membobol blokade Gaza. Militer Israel pun menyerang kapal ini dan membunuh para aktivis yang ada dalam kapal ini, dan lainnya luka-luka.

7. Safinatu Al-Amal

Kapal Safinatu Al-Amal (Kapal Harapan) adalah kapal milik Libiya, berupaya menuju Gaza dari Yunani pad 11 Juli 2010. Kapal ini diberangkatkan oleh Lembaga Kadafi Internasional untuk Bantuan Sosial dan Pengembangan. Kapal ini akhirnya berlabuh di Mesir, di wilayah 'Arisy, karena Israel menolak kapal ini masuk ke Gaza.

8. Usthul Al-Hurriyyah-2

Kapal Usthul Al-Hurriyyah-2 kembali berupaya untuk mencapai Gaza pada 19 Juli 2011. Akan tetapi Israel telah merusak kapal-kapal yang mengikuti rombongan ini, dan kapal-kapal lain kembali dicegat oleh Israel untuk mencapai Gaza.

9. Ruh Rachel Corrie

Armada Laut Israel mencegat masuknya kapal Ruh Rachel Corrie milik Malaysia untuk memasuki Gaza pada 16 Mei 2011.

10. At-Tahrir dan Al-Hurriyyah

Armada Laut Israel kembali mencegat kapal At-Tahrir dari Kanada dan Kapal Al-Hurriyyah dari Irlandia yang berusaha untuk memasuki Gaza. Keduanya kemudian digiring ke pelabuhan Ashdod, Israel.

11. Estelle

Angkatan Laut Israel menguasai kapal Estelle dari Finlandia yang berupaya membobol blokade Gaza, setelah angkatan laut Israel menyerang kapal ini terlebih dahulu pada Oktober 2012.

12. Mariyan

Mariyan adalah salah satu kapal dari gerakan Usthul Al-Hurriyyah-3. Kapal Mariyan ini telah dihalangi oleh Israel pada 29 Juni 2015.

13. Lady Layla

Kapal Lady Layla berangkat dari pelabuhan Mursin Turki pada Juli 2016. Kapal ini membawa 16 ton bantuan pangan dan baju ke Gaza. Dan kapal ini berhasil sampai ke Gaza pada 7 September 2016.

14. Eccles

Kapal ini membawa 2.500 ton bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan oleh Kantor Bencana dan Darurat Turki bernama Afad. Bantuan kemanusiaan ini berbentuk perlengkapan sekolah seperti tas, dan bantuan makanan serta pakaian. Kapal ini telah berhasil sampai di Gaza pada 7 September 2016.

Kapal ini juga telah berhasil membawa 1.000 sepeda baru untuk anak-anak Gaza, dan juga 100 kursi roda untuk orang-orang yang membutuhkannya.

15. Al-Amal dan Az-Zaitunah

Pada 14 September 2016, dua kapal kecil bernama Amal dan Zaitunah berangkat ke Gaza melalui pelabuhan Barcelona, Spanyol. Awak kapal ini di antaranya adalah salah seorang reporter perempuan Al-Jazeera bernama Khadijah Qannah dan para aktivis dari Arab dan Eropa, seperti aktivis Mairead maguire, parlemen Selandia Mrama Davidson, penulis dan ahli teater Amerika bernama Naomi Wallace, aktivis Ola Abed dari Yordania, dan aktivis parlemen Lathifah Al-Habasyi dari Tunisia.



Sumber: BersamaIslam

Postingan terkait: