Jika Jadi Presiden, Trump Janji Akui Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel


ISLAMSEJATI- Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, berjanji akan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel yang tak terpisahkan. Janji Donald Trump ini akan dia realisasikan jika terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat.

Pernyataan Donald Trump disampaikan langsung saat bakal Presiden AS ini bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Trump Tower.

"Trump mengakui Yerusalem sudah menjadi ibu kota abadi bagi masyarakat Yahudi selama lebih dari 3.000 tahun. Dan Amerika Serikat, di bawah kepemimpinan Trump, akan menerima mandat Kongres untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota tak terpisahkan Israel," seperti dikutip dari tim kampanye Trump, yang dilaporkan AFP, Senin (26/9).

Sementara itu, kantor Netanyahu tidak menyinggung janji Trump terkait Yerusalem sama sekali. Dalam rilis yang diberikan, mereka hanya menyebutkan pertemuan ini membahas masalah keamanan.

"Perdana Menteri Netanyahu dengan Trump membahas masalah terkait keamanan Israel dan upayanya untuk mencapai stabilitas dan perdamaian Timur Tengah," ujar kantor Netanyahu.

Pihaknya kemudian menyebutkan akan menyiapkan kerja sama strategis, teknologi dan militer yang luar biasa jika Trump terpilih jadi presiden. Hal ini dilontarkan, tentunya untuk menanggapi pernyataan Trump.

"Trump mengakui Israel sebagai mitra penting bagi AS dalam perang dunia melawan terorisme Islam radikal. Mereka berdiskusi panjang mengenai perjanjian nuklir dengan Iran, perang melawan ISIS dan banyak masalah keamanan kawasan lainnya," tulis kantor Netanyahu.

Israel menduduki setengah bagian Yerusalem dalam perang dengan Arab pada 1967 dan mencaploknya pada 1980. Negeri Bintang Daud menganggap Yerusalem sebagai ibu kota abadinya, padahal kita tahu, Palestina juga mati-matian berjuang menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota mereka.

AS dan sebagian besar negara anggota PBB sendiri tidak mengakui pencaplokan yang dilakukan Israel. Mereka menganggap status akhir Yerusalem merupakan masalah kunci penyelesaian negosiasi damai dengan Palestina.


Sumber:https://www.merdeka.com/dunia/jika-jadi-presiden-trump-janji-akui-yerusalem-jadi-ibu-kota-israel.html

Postingan terkait: