Ribuan Warga Belgia Masuk Islam



IslamSejati.com - Dalam hitungan beberapa tahun, perkembangan Islam di Eropa terus meningkat. Di Belgia, ribuan warganya rame-rame menjadi mualaf. Ajaran Islam sebagai agama yang cinta damai membuat mereka tertarik menjadi umat dari Rasulullah Saw.

Berbagai pusat pembinaan mualaf di Belgia begitu gencar mengenalkan Islam yang cinta damai. Salah satunya adalah Pusat Dakwah dan Pembinaan Mualaf "4 News Moslims". Pusat dakwah tersebut awalnya hanya dimaksudkan untuk memberikan pembinaan kepada keluarga Mario Cools di Antwerpen, Belgia. Namun, kini organisasi yang beranggotakan 1.300 mualaf itu telah membimbing sebanyak 1.000 warga Belgia untuk memeluk Islam.

"Jika Anda belajar tentang Islam, itu bukan tentang pembunuhan dan kekerasan. Tapi masalah membantu orang," kata Mario Cools, manajer 4 News Moslims. Menurutnya, Islam itu adalah agama damai, yang selalu mengajarkan pentingnya perdamaian.

MENGAJARKAN KEDAMAIAN

Sejak 10 tahun lalu, Coolls mendirikan 4 News Moslims. Di sana,setiap mualaf mengikuti pendidikan ajaran Islam dengan mengedepankan perdamaian, harmoni, saling menghormati, sopan santun dan moderat.

Di wilayah Flanders, Organisasi Al Minara memiliki tujuan yang sama dengan 4 New Moslims. Mereka ingin menyebarkan ajaran Islam yang utuh.

"Kami mencoba untuk membawa konteks Eropa karena mereka adalah muslim baru dan mereka ingin terhubung dengan umat Islam lainnya," ujar Ibrahim Letoush, direktur pengembangan Islam dan penelitian akademi di Kota Ghent.

Ibrahim mengatakan, para mualaf ini merupakan warga negara Belgia. Status itu memberikan keuntungan bagi para mualaf.

"Mereka memiliki keuntungan bahwa mereka adalah warga Belgia, tetapi penting mereka mendapatkan pesan yang benar tentang Islam." kata dia.

Sementara itu, seorang wanita muda mualaf Belgia, Veronique Cools, juga gencar mendakwahkan Islam. Bahkan, ia telah mengubah rumahnya menjadi pusat kajian Islam bagi orang Belgia lainnya yang ingin belajar tentang Islam.

Ia pun telah membantu seribu orang yang baru menerima ajaran Islam alias yang membutuhkan pembelajaran lebih lanjut soal Islam.

Veronique menjadi mualaf di usia yang sangat muda. Keputusannya memeluk Islam dipengaruhi penelitiannya soal agama dna terinspirasi teman-teman muslimnya. Ia pun memutuskan mengubah rumahnya sendiri menjadi pusat Islam bagi umat Islam Belgia yang ingin belajar lebih banyak tentang agama yang baru saja mereka peluk.

TOLAK PRASANGKA BURUK

Tempat Pusat Islam ini juga bekerja membantu orang-orang Belgia menjawab banyak prasangka ketika memandang Islam. "Prasangka buruk disebabkan mereka tidak mengenal Islam yang sesungguhnya," katanya.

Menurutnya, umat muslim harus menjelaskan tentang Islam kepada masyarakat agar tidak ada lagi kesalahpahaman. Setelah delapan tahun berjalan, Rumah Pusat Islam Veronique telah memiliki seribu anggota. Sebagian dari mereka adalah wanita Belgia.

Rumah Pusat Islam juga terbuka bagi semua muslim Belgia yang tertarik untuk belajar lebih banyak tentang agama mereka. Muslim Belgia diperkirakan mencapai 450 ribu jiwa dari populasi sekitar 10 juta.

Serengah dari mereka berasal dari Maroko, sementara 120 ribu muslim berasal dari Turki. Lebih dari 20 persen populasi Brussels adalah muslim asal Maroko, Turki, Pakistan, Bangladesh, dan negara-negara Afrika lainnya.

Terdapat 77 Masjid atau musala yang Brussels, ibu kota Belgia dan lebih dari tiga ratus masjid di seluruh Belgia.

Sumber : akuislam.id

Postingan terkait: